Ayos Purwoaji is an Indonesian writer, curator, and lecturer who works at the intersection of history, architecture, and visual arts. Since 2015, Ayos has curated various exhibitions such as Segar Bugar: The Story of Conservation in Jakarta 1920’s – Present (2019), Flux de Mémoire (2020), and Bebunyian Sound Art Festival (2023). He was also the director of the East Java Biennale Foundation since 2024.

Ayos Purwoaji adalah seorang penulis, kurator, dan dosen asal Indonesia yang berkarya di persimpangan bidang sejarah, arsitektur, dan seni visual. Sejak tahun 2015, Ayos aktif mengkurasi berbagai pameran seni dan budaya, di antaranya Segar Bugar: The Story of Conservation in Jakarta 1920’s – Present (2019), Flux de Mémoire (2020), serta Bebunyian Sound Art Festival (2023).

Sejak tahun 2024, Ayos Purwoaji juga menjabat sebagai Direktur East Java Biennale Foundation, sebuah lembaga yang berperan penting dalam pengembangan seni rupa kontemporer dan ekosistem seni di Indonesia.